Home » » Tukang Koran

Tukang Koran

Sebagai Tukang Koran Eceran yang harus bangun pagi pagi, Dia tentu berharap korannya akan segera terjual habis, sebelum Matahari meninngi. Semakin tinggi Mentari tentu Korannya semakin basi. Mungkin pengharapannya sama dengan Pedagang Es, Yang meski dagangannya laris nggak laris selalu habis, Kalau laris habis berubah jadi duwit, Kalau ngak laris ya tetap habis, habis menjadi air.-Eh, Kayaknya semua pedagang berpengharapan begitu Ding-Maaf-.

Dan Diapun sebenermya agak malu juga, Masa yang notabene Seorang SPD jadi Tukang Koran, Apa Kata Dunia; Kata Teman Sarjananya, Yang sekarang masih nganggur.

Namun, Bantahnya "Masa iya, Setiap Orang harus berkehidupan layak gara gara kata SPD, Lha Trus kalau nanti Bangsa Indonesia mencanangkan pendidikan Wajib Sarjana-Kayaknya sekarang masih WAJAR 9 Tahun Ya- tentu membludak tuh Sarjana Sarjana, Lha Kalo Semua Sarjana kayak begitu;Semua pengin kerja enak (Kantoran)- Lha Ntar Siapa yang akan jadi Kuli Batu, Tukang Koran, Tukang Kebun, Tukang Becak dsb Pekerjaan yang notabenenya berpenghasilan rendah. Apa nanti Semuanya Kaya Raya trus kehidupan jadi kayak ada hujan duwit...?"

" Walah, Mbuh Bae Lah, Sing Penting Aku Saiki kerja, Nggo sangu Ibadah, Uwis"

Katanya sambil berlalu, setelah merenung sehabis Minum Es di Tukang Es.

Anda sedang membaca artikel blog cerita anak esempe hot tentang Tukang Koran dan anda bisa menemukan artikel Tukang Koran ini dengan url http://anak-es-em-pe.blogspot.com/2010/06/tukang-koran.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Tukang Koran ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Tukang Koran sebagai sumbernya.

Related Post Tukang Koran :

anak smp

Artikel Tukang Koran yang ber-url http://anak-es-em-pe.blogspot.com/2010/06/tukang-koran.html ini diposting oleh anak smpKamis, 10 Juni 2010. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.
You can leave a response, or trackback from your own site.

9 Response to "Tukang Koran"

  1. bintang says:

    jadi inget waktu saya jadi tukang koran, tapi gak pagi sebab harus sekolah, biasanya jam 3 sore sudah mangkal di lampu merah menjajakan koran kalo pas lampu merah lagi nyala.
    pengalaman yang gak terlupakan

    makasih sudah mampir ke bintang air ya

    yang penting kerja dan halal ^^

    tukang korannya hebat ya.. dia selalu menerima & bersyukur..

    skydrugz says:

    apapun pekerjaannya minumnya air putih

    FB says:

    Kerjaan apapun yang penting halal. Kalau halal bisa jadi berkah.

    itulah rasa syukur yang terucap, walau dari seorang tukang koran

    Rawins says:

    ada 2 temanku sekelasku. yang satu dapet spd maksa jadi guru yang satu malah jadi pemulung karena gabisa nerusin sekolah. lima tahun berikutnya, temanku yang spd sudah jadi pns dan bisa nyicil motor. tapi yang satunya malah sudah jadi juragan barang daur ulang dan mobilnya dah dua biji...

    bonk AVA says:

    psotingnya makin hari makin baguss.... terus berkarya....

    bener juga tuh.hehhee

Poskan Komentar

Komentar Jadoel ANAK SMP

Anak SMP