Sabtu, 21 Agustus 2010

Sajak Kenangan Rumput

Berjongkok di depan taman kelas sekolahan

yang sudah ditumbuhi banyak rumput

Di Mei, Ketika matahari naik sepenggalah

di pergelangan tangannya tertato nama seorang wanita

Ia nampak sibuk mencabuti rumput

dan disekelilingnya; Kupu kupu Burung Gereja asyik sendiri

Bahkan tawon tawonpun tak perdulikannya

Sementara daun tehtehan mulai rimbun oleh lagu kuna makunanya

Gadis desa, Bahtera Cinta, Syahdu, Mandul

Hingga tak terasa seorang wanita yang sedang mengandung

dengan kapur ditangannya, memandangnya takjub

dan di sela kacamatanya mengalir airmata

(by : achen)

5 komentar: