Home » , » Di Batas Penantian

Di Batas Penantian

Airmataku Sentuh Kalbu Kenang Lalu
Saat Kau Antarku Di Terminal Itu.
Mendung Langit Semendung Hati
Kau Coba Sibak Ragu Ini
Deru Bus Dedy Jaya Pisahkan Kita

Ku ingat kembali teriak caci
Ke belenggu Abstrak Ini
Ku bersumpah tuk Membakarnya
Sayang Kau Bangun Lagi Setiap Hari
Beri Zat Kuat Tuk Lemahku
Seperti Menopang Langit
Tertawa Pahit Saat Deru Bus
Dedy Jaya Pisahkan Kita

Aku Gusar Ku DAmprat Semua Terang
Samarmu Semakin Lembab
Kembali Teriak Caci ke Belenggu Abstrak ini
Sayang Kau Pulas Disana
Mulai Lupa Kepadaku

Anda sedang membaca artikel blog cerita anak esempe hot tentang Di Batas Penantian dan anda bisa menemukan artikel Di Batas Penantian ini dengan url http://anak-es-em-pe.blogspot.com/2010/01/di-batas-penantian.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Di Batas Penantian ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Di Batas Penantian sebagai sumbernya.

Related Post Di Batas Penantian :

anak smp

Artikel Di Batas Penantian yang ber-url http://anak-es-em-pe.blogspot.com/2010/01/di-batas-penantian.html ini diposting oleh anak smpSenin, 18 Januari 2010. Terimakasih atas kunjungan Anda serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar.
You can leave a response, or trackback from your own site.

27 Response to "Di Batas Penantian"

  1. attayaya says:

    betapa emosinya diri kita saat berada dalam kondisi menanti
    hmm......
    seakan-akan mau melabrak semua orang

    Etha says:

    penuh amarah banget puisi nya ...

    rio2000 says:

    maksudnya kamu sedang menunggu di terminal yah? ^^ bus ga datang2 atau pacar ga datang2 he he

    wah, melow dan penuh esmosi nih

    Dhe says:

    Wah! ikut kesana dunk! ke t4 dia berada, ingatkan dia kembali bahwa kau menantinya :D

    *lam kenal jg, smoga qt bs menjadi teman :D

    attayaya says:

    met siang semua....
    lha ada etha, rio, cerpenis, ma dhe rupanya

    kamu baru pertama visit, kenapa juga musti minta maaf sama saya?? aneh...

    Fi says:

    puisinya temaram katanya, masih belum nyambung memaknainya...

    indah dan diberikan pada waktunya...

    ocky says:

    puisinya bagus :D

    saya sedang menyimak.. :)

    ohhhhh Angin...ngin..ngin...*apa sih gak nyambung..hahaha

    attayaya says:

    bagaimana supaya dia selalu mengingat?
    hingga gusar dan damprat pun menjauh

    puisinya temaram katanya, masih belum nyambung memaknainya...

    hartono says:

    boleh nih di ikutin..klik)

    menanti itu membosankan

    septic says:

    bagus sekali artikelnya

    gani says:

    numpang nongkrong aja

    fani says:

    mantap gan artikelmnya

    juni says:

    good job

    weni says:

    woowww luar biasa artikelnya

    runi says:

    luar biasa

    jini says:

    legit

    druni says:

    juragan

    huni says:

    lexaaztgan

    eri says:

    wow

Poskan Komentar

Komentar Jadoel ANAK SMP

Anak SMP